Saturday, July 13, 2024
HomeGaya Hidup5 Cara Turunkan Berat Badan, Apa Harus Lewatkan Sarapan?

5 Cara Turunkan Berat Badan, Apa Harus Lewatkan Sarapan?

5 Cara Turunkan Berat Badan, Apa Harus Lewatkan Sarapan?


Jakarta, CNBC Indonesia – Sering menjadi pertanyaan, apakah ketika ingin mendapatkan berat badan ideal maka sarapan harus ditiadakan? Jawabannya adalah tidak. Orang yang sering melewatkan sarapan justru konsumsi banyak kalori setelahnya.

Setidaknya ada lima hal yang harus diperhatikan apabila ingin menurunkan berat badan menjadi ideal selain soal sarapan. Menurut para ahli, cara nomor satu untuk membakar lebih banyak kalori adalah dengan lebih banyak bergerak.

“Pada dasarnya, kita tahu bahwa tidak ada cara untuk membakar lebih banyak kalori atau meningkatkan metabolisme kita selain dengan lebih banyak bergerak,” kata Barry M. Popkin, PhD, direktur Program Obesitas Interdisipliner di Universitas North Carolina, Chapel Hill.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa cara lain untuk meningkatkan pembakaran kalori. Berikut adalah cara untuk membakar lebih banyak kalori dan melawan lemak dilansir WebMD.

1. Jalan cepat

Christopher Wharton, PhD, pelatih pribadi bersertifikat dan peneliti di Rudd Center for Food Policy and Obesity di Yale University, menyatakan bahwa semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk berolahraga dan semakin kuat latihannya, maka semakin banyak kalori yang akan dibakar.

Selain itu, menurut pakar obesitas George Bray, jalan cepat setiap hari mungkin merupakan nasihat terpenting bagi siapa pun yang ingin membakar lebih banyak kalori.

Meskipun sulit untuk menentukan dengan tepat berapa lama efek ini bertahan (bervariasi tergantung pada komposisi tubuh dan tingkat latihan), dapat dikatakan bahwa tingkat metabolisme dapat ditingkatkan dengan latihan aerobik setidaknya selama 24 jam.

Jika Anda ingin memperpanjang efek pembakaran kalori ini, disarankan untuk berolahraga dalam waktu yang lebih lama.

2. Latihan kekuatan untuk bentuk otot

Saat Anda berolahraga, Anda menggunakan otot. Cara ini membantu membangun massa otot, dan jaringan otot membakar lebih banyak kalori bahkan saat Anda sedang istirahat dibandingkan lemak tubuh.

“Cara paling efektif untuk meningkatkan metabolisme dan membakar lebih banyak kalori adalah dengan latihan aerobik dan latihan kekuatan. Keduanya penting,” kata Megan A. McCrory, PhD, peneliti di School of Nutrition and Latihan Sains di Bastyr University.

Latihan kekuatan atau strength training menjadi sangat penting seiring bertambahnya usia, ketika metabolisme kita cenderung melambat.

3. Minum teh hijau atau teh hitam berkafein

Kafein adalah stimulan, dan stimulan cenderung meningkatkan kalori yang Anda bakar. Kafein juga dapat menyebabkan perubahan metabolisme dalam tubuh yang mengakibatkan lebih banyak kalori terbakar.

“Bahkan penelitian yang lebih dahulu menunjukkan bahwa 250 miligram kafein yang dikonsumsi bersama makanan dapat meningkatkan kalori yang dikeluarkan untuk memetabolisme makanan sebesar 10%,” kata Jamie Pope, dosen nutrisi di Vanderbilt University School of Nursing.

Selama beberapa tahun terakhir, beberapa penelitian mengisyaratkan bahwa teh hijau atau teh hitam memiliki manfaat selain kafein yang dikandungnya.

Minum teh saat makan bisa memiliki efek melawan lemak lainnya. Ekstrak teh dapat mengganggu penyerapan karbohidrat tubuh bila dikonsumsi dalam makanan yang sama, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition edisi September 2006.

4. Makan lebih sedikit tapi sering

Setiap kali Anda makan atau ngemil, saluran pencernaan Anda menyala, dan mulai mencerna makanan dan menyerap nutrisi. Dibutuhkan kalori untuk menyalakan mesin pencernaan manusia, jadi masuk akal jika semakin banyak makanan dalam porsi kecil yang Anda makan sepanjang hari, semakin banyak kalori yang Anda bakar.

McCrory dan banyak ahli percaya bahwa, dibandingkan dengan makan satu atau dua kali dalam porsi besar, makan dalam porsi kecil namun sering lebih menyehatkan.

5. Jangan lewatkan sarapan

Bukti yang mendukung hubungan antara melewatkan sarapan dan peningkatan berat badan semakin meningkat, menurut editorial terbaru di Journal of American Dietetic Association.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketika orang melewatkan sarapan, mereka cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori di penghujung hari. Penelitian lain menunjukkan bahwa melewatkan sarapan dikaitkan dengan indeks massa tubuh yang lebih tinggi pada remaja.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Jangan Skip Sahur! Tubuh Kamu Bisa Alami Gejala Ini

(mij/mij)


Source link

BERITA TERKAIT

berita populer