Thursday, July 18, 2024
HomeBeritaPj Gubernur Sulsel Titip Pesan Perdamaian dan Cerdas di Konferwil XIV Nahdlatul...

Pj Gubernur Sulsel Titip Pesan Perdamaian dan Cerdas di Konferwil XIV Nahdlatul Ulama Sulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL– Konferensi Wilayah (Konferwil) XIV Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel sedang berlangsung, Pj Gubernur Sulsel  Prof Zudan Arif Fakrulloh memberikan pesan-pesan untuk organisasi dirian  KH. Hasyim Asy’ari itu.

Ia mengatakan, konferensi wilayah memiliki peran penting dan strategis untuk menyamakan pandangan, tiga hal menjadi titian pesannya. Pertama meneladani nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah SAW, kemudian peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Serta peran NU dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif dalam setiap kontestasi politik.

“Tentu, kita harus menyamakan frekuensi hati kita untuk bisa bersama-sama menjaga umat dan melayani umat,” ujarnya saat menghadiri pembukaan Konferwil XIV NU Sulsel, di Sultan Alauddin Hotel Makassar, Rabu, (29/5/2024).

Prof Zudan sapaan akrabnya menyampaikan, salah satu teladan kepemimpinan sudah diajarkan oleh Rasulullah mulai dengan sifat sidiq (jujur), amanah (terpercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathonah (cerdas).

“Kepemimpinan Qur’ani yang kemudian dijabarkan oleh Rasulullah, mari model kepemimpinan tersebut kita dorong terus ke semua jajaran,” tuturnya.

Dengan meneladani nilai-nilai kepemimpinan tersebut organisasi yang juga bergerak pada bidang agama dan kepemudaan itu dapat membawa benih kebijaksanaan dan tentu manfaat jadi harapan. “Saya selalu menyampaikan itu, Bapak dan Ibu, kepada anak-anak muda kita dan jajaran birokrasi,” imbuhnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai upaya dalam pengembangan SDM oleh NU, baik melalui pondok pesantren maupun melalui sekolah-sekolah formal. Dia menitipkan kepada jajaran NU yang mengelola langsung pendidikan itu, setidaknya dapat menghilangkan kekerasan di dunia pendidikan. Termasuk kekerasan verbal, sehingga pesantren menjadi tempat pendidikan yang menyenangkan dan menenangkan.

“Dunia pesantren ini harus kita bangun menjadi suasana yang menyenangkan, sehingga anak-anak nyaman menempuh pendidikan,” harapnya.

Sedangkan dalam rangka menjaga umat, NU juga memiliki peran membangun suasana yang aman dan kondusif dalam Pilkada. “Mari kita saling mendoakan, sehingga terbangun aura positif saling mendoakan, semoga masyarakat Sulsel berbahagia, jauhkan kami dari musibah, dari bahaya dan fitnah,” kuncinya.

Untuk Informasi, Sejumlah tokoh NU Sulsel hadir dalam pada kegiatan itu, Hadir Wakil Rais Syuriah PBNU, Dr. KH. Zainal Abidin; Ketua PBNU, Dr. KH. Abdullah Latopada; Wakil Sekjen PBNU, Dr. KH. H. Andi Sahabuddin, dan Rektor UIN Alauddin, Prof. H. Hamdan Juhannis. (Abu/B)

Source link

BERITA TERKAIT

berita populer